Tanda-Tanda Penurunan Saham LPCK - Cerita Saham

Breaking

Kamis, 18 Oktober 2018

Tanda-Tanda Penurunan Saham LPCK


Mengapa saham LPCK sejak 2015 mulai mengalami penurunan, padahal secara laporan keuangan memiliki laba pada tahun 2016 dan 2017?. Pertanyaan ini bisa kita jawab dengan melihat uraian dibawah ini baik secara teknikal ataupun fundamental.

Dari Teknikal

     Chart LPCK Monthly



Secara teknikal sebenarnya tanda-tanda penurunan LPCK sudah terlihat, pada bulan Maret 2015 membuat new high di level 12.400, namun setelah itu mengalami koreksi dan pada  bulan berikutnya (April 2015) mencoba menembus rekor tertingginya kembali tetapi gagal sehingga membentuk pola double top. Tanda-tanda penurunan lanjutan mulai terlihat pada bulan Mei 2015, kemudian pada bulan Juni 2015 terkonfirmasi adanya perubahan trend jangka panjang LPCK dari trend primer up trend menjadi down trend, hal ini terlihat dari indicator MACD dead cross. Hingga saat ini LPCK masih dalam trend primer down trend dan indicator MACD terus menunjukkan penurunan, belum ada tanda-tanda akan mengalami kenaikan atau rebound.



Dari Fundamental

Untuk memudahkan pemahaman secara fundamental perusahaannya, kita perlu melihat laporan keuangan dibawah ini:




Jika kita analisa financial statement LPCK diatas sebenarnya kita sudah bisa membaca tanda-tanda penurunan dari saham ini yang terjadi pada tahun 2015. Terlihat bahwa sejak tahun 2010 sampai 2014 LPCK laba bersihnya selalu tumbuh diatas 42%, dan untuk pertama kalinya pada tahun 2015 hanya tumbuh 7,87%. Tidak kah ada yang aneh pada penurunan yang signifikan pada laba bersihnya tersebut?. Tentu saja aneh, lazimnya laba bersih  LPCK selalu tumbuh double digit dan untuk pertama kalinya hanya tumbuh single digit. Penurunan laba bersih LPCK terus berlanjut ke tahun 2016, 2017 bahkan hingga saat ini.

Apabila kita bedah lebih dalam lagi, pada laporan keuangan per kuartal sebenarnya disana mulai nampak bahwa performa pertumbuhan LPCK sudah meredup dan akan selalu bergerak turun. Pada LK kuartal 1 2015 pertumbuhan laba bersih sebesar 20%, sedangkan pada tahun sebelumnya 2014 mampu tumbuh 227,58% (artinya ada penurunan signifikan). Untuk saat ini saja, pada kuartal 1 2018 laba bersih LPCK turun 56,3% (kebetulan LPCK belum melaporkan kinerja terbarunya untuk semester 1 2018, padahal umumnya emiten di BEI sudah melaporkannya). Dari situ saja kita bisa melihat bahwa management perusahaan tidak dalam kondisi yang baik. Memang benar bahwa LPCK masih menghasilkan laba bersihnya, tapi kalau turun terus apakah bagus buat investor?, tentu saja tidak. Disisi lain LPCK sama sekali tidak pernah membagi dividen bagi pemegang saham. Miris bukan?, tentu saja.

Kesimpulan yang kita peroleh bahwa LPCK secara teknikal maupun fundamental belum ada tanda-tanda perbaikan, ditambah lagi proyek Meikarta saat ini banyak sekali mengalami permasalahan (baik secara hukum ataupun funding).



Tidak ada komentar:

Posting Komentar